harris
BatamZona Headline

Modus Canggih! Bajak Laut Gunakan Aplikasi untuk Intai Kapal Asing di Perbatasan RI

195
×

Modus Canggih! Bajak Laut Gunakan Aplikasi untuk Intai Kapal Asing di Perbatasan RI

Share this article
Penangkapan bajak laut oleh Polairud. (Foto: Ilustrasi/AI)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Aksi bajak laut di perairan Selat Philips, Kepulauan Riau, kini memasuki era digital. Direktorat Polairud Polda Kepri mengungkap modus baru yang digunakan komplotan perampok laut: mereka memanfaatkan aplikasi pelacak kapal berbasis internet untuk mengintai pergerakan kapal asing yang melintas di jalur strategis perbatasan Indonesia-Singapura.

Sebanyak 11 orang pelaku ditangkap dalam operasi penindakan pada Kamis (10/7), usai merampok kapal tanker MT Thom Elisabeth berbendera Liberia. Kapal tersebut sedang melintas lambat di perairan Selat Philips—kondisi yang ideal bagi para pelaku untuk naik dan menjarah.

BACA JUGA:  Pasar Tos 3000 Batam Gempar, Pria Asal Bengkong Tega Tebas Kepala Pengunjung Pagi Hari

“Mereka tidak bergerak sembarangan. Mereka pantau dulu kapal target lewat aplikasi pelacak kapal di internet. Begitu tahu kapal asing melambat di titik tertentu, langsung bergerak,” ungkap Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Handono Subiakto, Senin (14/7/2025).

Dalam setiap aksinya, para pelaku menggunakan kapal pompong kecil untuk mendekati kapal besar secara diam-diam. Begitu berada cukup dekat, mereka menggunakan galah bertali untuk naik ke kapal sasaran.

BACA JUGA:  Polda Kepri Bongkar Jaringan Narkoba Internasional di Batam, Liquid Vape Berisi Etomidate Turut Disita

Setelah berada di atas kapal, mereka menggasak sparepart mesin dan barang berharga lainnya, lalu kabur dalam hitungan menit. Pelaku mengaku aksi seperti ini telah mereka lakukan sejak 2017 hingga 2025, dengan keuntungan mencapai Rp 100 juta dalam sekali beraksi.