“Nilai ekspor kita waktu itu US$ 3,3 miliar, begitu kita stop ekspor ore nikel sekarang sudah menjadi US$ 33 miliar ekspor kita karena sudah barang jadi, berapa lapangan pekerjaan kita dapat, berapa pendapatan negara yang lebih, berapa multiplier effect yang terjadi akibat industri dalam negeri, berapa nilai tambah yang kita dapatkan neraca perdagangan kita,” ucap Bahlil.
Bahlil Ungkap Peran Tomy Winata di Proyek Rempang













