Kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan berlapis dalam lembaga keuangan, bahkan yang berbasis syariah sekalipun. Di tengah maraknya praktik judi online dan lemahnya literasi digital, pemalsuan data dan penyalahgunaan jabatan bisa dengan mudah merusak kepercayaan publik.
Audit Ungkap Kredit Mikro Fiktif di Batam, Rp 3,9 Miliar Hilang di Meja Judi













