BatamZona Headline

Gunung Sampah Jalanan, Potret Suram Pengangkutan Sampah Batam

68
×

Gunung Sampah Jalanan, Potret Suram Pengangkutan Sampah Batam

Share this article
Penampakan truk pengangkut sampah Kota Batam yang overload di Komplek Tanah Mas, Sei Panas. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Gunung sampah di atas truk pengangkut kini menjadi pemandangan yang kian lazim di sejumlah ruas jalan Kota Batam. Muatan yang menjulang tinggi, melewati batas bak truk, tetap dipaksakan melaju meski jelas overload. Akibatnya, plastik dan sisa sampah kerap berjatuhan di jalan, menciptakan “gunung sampah jalanan” yang membahayakan pengguna jalan sekaligus mencoreng wajah kota industri dan pariwisata ini.

BACA JUGA:  Babak Baru Sengketa Marchelia II: DPRD Batam Desak 4 Perusahaan Pengembang Segera Buka Data

Fenomena tersebut bukan insiden tunggal, melainkan potret suram sistem pengangkutan sampah Batam yang sedang tertekan oleh lonjakan volume timbulan sampah. Armada yang terbatas dan mayoritas sudah uzur membuat petugas terpaksa memaksimalkan sekali angkut, meski risikonya tinggi bagi lingkungan dan keselamatan publik.

Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat, timbulan sampah di Batam kini mencapai 1.185,94 ton per hari atau setara 432.868 ton per tahun. Lonjakan ini dipengaruhi pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang terus meningkat. Namun, kesiapan sarana pengangkutan belum sepenuhnya berbanding lurus dengan beban yang ada di lapangan.

BACA JUGA:  Petani di Setokok Batam Tewas Tersambar Petir Saat Berkebun, Satu Korban Luka Berat

Kondisi armada menjadi sorotan utama. Dari sekitar 140 unit truk pengangkut sampah, sebelumnya hanya sekitar 20 unit yang dinilai layak operasi. Sebagian besar armada dalam kondisi memprihatinkan, mulai dari bak yang sudah bolong, rangka dilas tambal-sulam, hingga sering keluar-masuk bengkel. Situasi inilah yang memicu praktik pengangkutan overload, demi mengejar target pengangkutan harian.