NatunaZona Headline

Rekonstruksi Pembobolan Toko Mas Safari: Tersangka Berbelit soal Lokasi Perhiasan Emas Curian Senilai Rp4 Miliar

1356
×

Rekonstruksi Pembobolan Toko Mas Safari: Tersangka Berbelit soal Lokasi Perhiasan Emas Curian Senilai Rp4 Miliar

Share this article
Tersangka DN saat rekonstruksi pencurian perhiasan emas curian Toko Mas Safari di Pelabuhan Penagi Natuna
Tersangka DN dan JM saat rekonstruksi pencurian perhiasan emas curian Toko Mas Safari. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna– Satreskrim Polres Natuna menggelar rekonstruksi mendalam untuk mengungkap tabir pencurian besar di Toko Mas Safari milik Ahmad Sapuari.

Rekonstruksi ini difokuskan untuk memetakan jalur pelarian tersangka serta mencari titik terang keberadaan perhiasan emas curian yang taksirannya mencapai lebih dari Rp4 miliar.

Dalam rekonstruksi yang digelar Sabtu (11/4/2026), tersangka utama berinisial DN dihadirkan langsung ke beberapa titik lokasi, hinga ke Pelabuhan Penagi di atas KM Sabuk Nusantara 36.

BACA JUGA:  Kalah oleh Ekskavator: Jeritan Hati IRT di Sungai Binti Batam Saat Bangunannya Diratakan Tim Terpadu

Kapal ini merupakan moda transportasi yang digunakan DN saat mencoba membawa kabur hasil kejahatannya ke Sedanau.

Kasat Reskrim Polres Natuna, Iptu Richie Putra, menyatakan bahwa proses rekonstruksi sempat terkendala oleh keterangan DN yang tidak konsisten.

“DN memberikan keterangan yang berubah-ubah. Apa yang ia peragakan di atas kapal tidak sesuai dengan pemeriksaan sebelumnya, bahkan sangat bertolak belakang dengan bukti rekaman CCTV yang kami kantongi,” ujar Iptu Richie.

BACA JUGA:  Gempur Balap Liar dan Knalpot Brong di Sekupang, 29 Motor Diangkut Polisi

Selain DN, polisi juga menghadirkan tersangka JM, seorang IRT asal Sedanau yang berperan sebagai penadah. JM diduga menerima perhiasan emas curian tersebut dari tangan DN di Wisma Fortuna.

Dalam adegan rekonstruksi, JM memberikan pengakuan yang mengejutkan sekaligus meragukan. Setelah sebelumnya mengaku kehilangan barang tersebut, ia kini berdalih bahwa sebagian besar perhiasan emas curian itu telah dibuang ke laut.