NatunaZona Headline

57 Keluarga Batu Kapal Akhirnya Punya Rumah Layak: Haru Menyambut Relokasi ke Kampung Puak

76
×

57 Keluarga Batu Kapal Akhirnya Punya Rumah Layak: Haru Menyambut Relokasi ke Kampung Puak

Share this article
Bupati Natuna, Cen Sui Lan meresmikan rumah baru warga yang direlokasi dari permukiman kumuh di Batu Kapal, Ranai. (Foto: Aulia Rahman)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Tawa kecil Fikri (5) biasanya menjadi musik sore di pesisir Batu Kapal. Ia berlari di celah-celah batu besar, bermain di pinggir aliran sungai kecil yang selama bertahun-tahun menampung limbah rumah tangga. Di situlah ia dan puluhan anak lain tumbuh di tengah kawasan kumuh yang telah menjadi rumah, halaman, dan dunia kecil mereka.

BACA JUGA:  Natuna Siapkan 500 Hektare Kebun Kelapa Baru, Cen Sui Lan: Petani Dapat Bantuan Rp2 Juta per Hektare

Hari itu, semua berubah. Tawa itu masih ada, tetapi bernada berbeda—campuran haru, syukur, dan lega. Fikri dan 56 keluarga lainnya resmi meninggalkan rumah-rumah tak layak huni di Batu Kapal untuk sebuah awal baru: hunian kopel tipe 36 di Perumahan Kampung Puak.

Minggu (23/11/2025), suasana di perumahan baru itu sulit digambarkan dengan kata-kata. Puluhan warga Batu Kapal terlihat berkaca-kaca ketika satu per satu nama mereka dipanggil untuk menerima sertifikat rumah, dokumen yang selama ini hanya menjadi mimpi.

BACA JUGA:  Penampakan Zakaria, Pelaku Pembunuhan Diana di Lingga yang Ditangkap di Lumajang

Di antara mereka, Ujang tak mampu menahan getar suaranya.

“Terima kasih, Bu Bupati… kami tak ada kata-kata lagi,” ujarnya, menahan haru.

Rumah-rumah dengan cat baru yang masih beraroma segar menjadi saksi bagaimana mimpi puluhan keluarga akhirnya menjelma nyata. Banyak warga menunduk, menyeka air mata, bahasa kelegaan yang tak butuh terjemahan.