harris
KriminalZona Headline

Operasi Undercover di Lubuk Baja: Pramusaji dan Bar Staff Tertangkap Jual Ekstasi dan Vape Narkoba

55
×

Operasi Undercover di Lubuk Baja: Pramusaji dan Bar Staff Tertangkap Jual Ekstasi dan Vape Narkoba

Share this article
Dua tersangka yang diamankan di tempat hiburan malam, kawasan Lubuk Baja, Kota Batam.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam — Aksi penyamaran aparat kepolisian di salah satu tempat hiburan malam kawasan Lubuk Baja, Kota Batam, berujung pada penangkapan dua orang pegawai yang terlibat dalam transaksi narkotika.

Dalam operasi undercover buy yang digelar Minggu (19/10/2025) dini hari itu, petugas berhasil membongkar praktik peredaran ekstasi dan liquid vape mengandung narkotika di lingkungan hiburan malam.

BACA JUGA:  Gambut Singkep Barat Masih Membara, Bahaya Terselubung Ini Berada 500 Meter dari Rumah Warga

Dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial DLH (perempuan), bekerja sebagai pramusaji, dan LK (laki-laki), seorang bar staff. Kasus ini merupakan hasil ungkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, yang kemudian dilimpahkan ke Ditresnarkoba Polda Kepulauan Riau untuk penyidikan lanjutan.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si. menjelaskan, penangkapan bermula dari kegiatan penyamaran personel Bareskrim di salah satu klub malam terkenal di Lubuk Baja.

BACA JUGA:  Tuduhan Tak Berdasar Berujung Maut: Suami Siri Cekik Istri di Hutan Mentarau Batam

“Sekira pukul 03.00 WIB, petugas melakukan undercover buy dan berhasil menangkap seorang perempuan berinisial DLH yang menyerahkan ekstasi dan liquid vape berisi narkotika kepada anggota yang menyamar,” ujar Pandra, Senin (20/10/2025).

Dari tangan tersangka DLH, petugas menyita 10 butir pil ekstasi berlogo Rolex warna biru, 5 cartridge liquid vape merek Sidepiece Vape yang mengandung zat narkotika jenis MDMB-4en-PINACA, 3 unit vape hitam merek Veev, serta uang tunai Rp4,5 juta yang diduga hasil transaksi.

BACA JUGA:  Sempat Diisukan Lumpuh Akibat Asap, Manajemen Bandara Hang Nadim Batam Akhirnya Buka Suara