BatamZona Headline

400 KK Sudah Direlokasi? WALHI Tantang BP Batam Buka Data Asli Warga Rempang

99
×

400 KK Sudah Direlokasi? WALHI Tantang BP Batam Buka Data Asli Warga Rempang

Share this article
Aksi unjuk rasa warga Rempang di depan Kantor BP Batam.
banner 468x60

Gudangberita.co.id – Klaim Badan Pengusahaan (BP) Batam yang menyebut sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) telah menerima relokasi dalam proyek Rempang Eco-City menuai tantangan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau dan YLBHI-LBH Pekanbaru.

Kedua lembaga ini meminta BP Batam membuka data resmi penerima relokasi untuk memastikan keaslian warga yang disebut sudah dipindahkan.

BACA JUGA:  Bundaran Hang Nadim Kini Diberi Nama Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda V: Dirancang dengan Desain Tanjak dan Tepak Sirih

Isu ini mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara BP Batam dan Komisi VI DPR RI pada Senin (15/9/2025) di Gedung Senayan, Jakarta. RDP yang disiarkan melalui kanal YouTube TVR Parlemen awalnya membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) BP Batam 2026, namun berubah panas ketika polemik penggusuran warga Rempang kembali dipersoalkan.

BACA JUGA:  Sengketa Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang: Warga Bertahan, BP Batam Klaim Sesuai HPL

Klaim BP Batam Dinilai Janggal

BP Batam dalam rapat tersebut menegaskan relokasi berjalan lancar dan tanpa kekerasan, serta menyebut ratusan KK telah menerima tawaran pemindahan. Namun, WALHI Riau menilai klaim itu tidak masuk akal karena hingga kini tidak ada publikasi data konkret mengenai siapa saja penerima relokasi tersebut.

“BP Batam tidak pernah mempublikasikan data penerima relokasi, termasuk apakah mereka benar-benar warga asli Rempang atau bukan,” tegas Ahlul Fadli, Manajer Kampanye dan Pengarusutamaan Keadilan Iklim WALHI Riau.

BACA JUGA:  PK NTT Batam Gelar Penggalangan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores, Terjunkan Ratusan Relawan di 8 Simpang Jalan