Gudangberita.co.id, Dabo Singkep – Harapan seorang wanita muda asal Dabo Singkep untuk menyimpan hasil jerih payahnya dengan aman berujung pada kisah tragis.
Gadis berusia 22 tahun berinisial E menjadi korban dugaan penipuan berkedok investasi bodong yang dilakukan oleh mantan karyawan BNI Life di Kantor BNI KCP Dabo Singkep Cabang Tanjungpinang, bernama Safaringga.
E yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan toko roti menceritakan bahwa ia telah mengumpulkan uang selama tiga tahun dengan susah payah, hingga mencapai total Rp32,5 juta. Uang itu awalnya ia niatkan untuk ditabung demi masa depan.
“Khawatir uang tidak aman kalau disimpan di rumah, saya awalnya hanya ingin menabung di Bank BNI,” ungkap E, Sabtu (4/5).
Namun semuanya berubah saat ia bertemu dengan Safaringga yang mengaku sebagai karyawan BNI Life. Dengan iming-iming keuntungan tinggi hingga 20 persen, korban akhirnya tergoda untuk mengikuti tawaran investasi tersebut.
“Awalnya saya setor Rp10 juta, lalu bertahap sampai total Rp32,5 juta. Saya percaya karena transaksi dilakukan di dalam kantor bank,” kata E.
Sejak menanamkan dana pada akhir 2024, korban hanya menerima satu kali pengembalian sebesar Rp300 ribu pada awal 2025. Setelah itu, ia hanya mendapat janji-janji yang tidak pernah terealisasi.













