Ape KesahOpiniZona Headline

Janji Manis Proyek Rempang: Peluang untuk UMKM atau Sekadar Retorika?

421
×

Janji Manis Proyek Rempang: Peluang untuk UMKM atau Sekadar Retorika?

Share this article
Pulau Rempang. (Foto: ilustrasi)
banner 468x60

PROYEK Strategis Nasional (PSN) di Pulau Rempang digadang-gadang akan berdampak positif investasi bagi masyarakat setempat.

Namun, Di balik optimisme tersebut, banyak pihak mempertanyakan sejauh mana keuntungan ini benar-benar akan dirasakan oleh masyarakat lokal.

Narasi UMKM dan Pekerjaan Lokal: Antara Janji dan Realita

Kabiro Humas dan Protokol Badan Pengusahaan Batam, Ariastuty Sirait beberapa waktu lalu menyatakan, bahwa investasi di Pulau Rempang akan melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rantai pasok global.

BACA JUGA:  Ekosistem Pulau Tiga Hancur! Nelayan Rekam Detik-detik Kapal Ilegal Bom Ikan di Natuna

“UMKM akan sangat hidup. Semua proses ini akan melibatkan UMKM,” sebutnya.

Namun, skeptisisme muncul mengingat pengalaman serupa di banyak proyek besar di Indonesia, di mana UMKM hanya menjadi ornamen dalam narasi pembangunan tanpa keterlibatan yang signifikan.

“Seringkali yang terjadi adalah perusahaan besar mendominasi, sementara UMKM hanya mendapatkan peran kecil dalam rantai ekonomi,” ungkap seorang aktivis lokal yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA:  Populasi Terus Menyusut, Nasib Primata Endemik Kekah Natuna Kini di Ujung Tanduk

Ia khawatir bahwa retorika ini hanya untuk meredam protes masyarakat yang lahannya terancam digusur.

Masyarakat Lokal Berpotensi Tersisih

Meskipun investasi sering disebut sebagai mesin pertumbuhan ekonomi, kenyataannya dampak langsung terhadap masyarakat lokal tidak selalu positif.