Gudangberita.co.id, Lingga — Garis polisi berwarna kuning masih melingkari rumah kontrakan sekaligus gerai servis elektronik milik Zakaria (43) alias Jaka di Jalan Kartini, Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Jumat (15/5/2026).
Tempat usaha yang biasanya riuh dengan aktivitas reparasi itu kini mencekam, menyusul terungkapnya pembunuhan sadis terhadap Diana, istri siri pelaku.
Jaka tega mencekik Diana hingga tewas lalu mengubur jasadnya tanpa busana hanya sedalam sekitar 50 cm atau sejengkal dari permukaan tanah di area tersebut. Setelah sempat melarikan diri keluar dari Kepulauan Riau, pelarian Jaka berakhir tragis di Lumajang, Jawa Timur, tempat ia diringkus oleh aparat kepolisian.
Di balik kengerian kasus pembunuhan berencana ini, sebuah cerita unik sekaligus membingungkan melanda warga sekitar yang sempat menjadi pelanggan servis elektronik milik pelaku.
Pemasangan police line di gerai milik Jaka menyisakan dilema tersendiri bagi salah seorang warga setempat. Bagaimana tidak, mesin kulkas miliknya sudah mengendap selama sembilan bulan di tempat servis milik pelaku dan belum kunjung selesai diperbaiki.
“Belum juga selesai diperbaiki, Jaka selalu bilang tunggu-tunggu belum dikerjakan, sampai akhirnya Jaka ditangkap polisi,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya itu dengan nada bingung, Jumat (15/5/2026).













