“Kerja kami diminta disiplin, giliran hak kami diabaikan. THR dari sebelum Lebaran sampai sekarang belum juga dibayarkan,” keluhnya dengan nada kecewa.
Keresahan ini bukan tanpa alasan. THR merupakan instrumen penting bagi ASN untuk menutupi kebutuhan ekonomi pasca-hari raya yang biasanya meningkat drastis.
Hingga berita ini diturunkan, kinerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lingga menjadi sorotan publik. Ketidakjelasan mengenai kendala teknis atau ketersediaan anggaran memicu spekulasi terkait kesehatan fiskal daerah.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Plt. Kaban BPKAD Lingga, namun yang bersangkutan belum bisa dihubungi untuk memberikan penjelasan resmi terkait jadwal pasti pencairan maupun hambatan yang terjadi.
ASN Lingga kini hanya bisa berharap adanya transparansi dan langkah nyata dari pimpinan daerah agar hak mereka tidak terus terkatung-katung tanpa kepastian













