Gudangberita.co.id, Lingga — Kekuatan kontrol sosial publik kembali membuahkan hasil nyata. Hanya berselang sehari setelah isu ancaman penggusuran Asrama Singkep di Kota Bandung mencuat dan viral di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga langsung mengambil tindakan darurat.
Pemerintah daerah memastikan telah menyiapkan komitmen anggaran khusus untuk melunasi seluruh tunggakan sewa tanah dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) aset daerah tersebut. Langkah kilat ini diambil guna menyelamatkan tempat tinggal mahasiswa perantauan asal Lingga yang sedang menuntut ilmu di Bumi Pasundan.
Proses pelunasan administrasi tersebut dijadwalkan rampung secara total dalam satu hingga dua hari ke depan, sekaligus meredakan kepanikan yang sempat menghantui para penghuni asrama.
Dapat SP3 dari Pemkot Bandung, Anggaran Baru Dieksekusi Pasca-Viral
Sebelum persoalan ini meledak di ruang publik, kondisi Asrama Singkep Bandung sebenarnya sudah berada di ujung tanduk. Fasilitas vital penunjang pendidikan tersebut diketahui menunggak pembayaran sewa tanah selama empat tahun terakhir, terhitung sejak 2022 hingga 2026, dengan nilai mencapai Rp56 juta.
Tak hanya sewa tanah, kewajiban pembayaran PBB untuk tahun 2025 dan 2026 pun luput dari pelunasan. Kelalaian ini sempat membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengambil tindakan tegas dengan melayangkan Surat Peringatan (SP) hingga tahap ketiga pada November 2025 lalu.








