Setelah munculnya hasil tersebut, sang ibu dan balita diarahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polresta Samarinda.
Dugaan sementara, balita itu disusupi narkoba jenis sabu oleh tetangganya. Namun, sang ibu awalnya mengira kalau anaknya kesurupan karena sepulang dari rumah teman sekaligus tetangganya.
“Iya, ini mengejutkan. Karena hasilnya positif methafetamine. Ibunya sempat mengira anaknya kesurupan sepulang dari rumah temannya yang juga tetangganya. Jadi setelah kita pastikan hasil urine, kita bawa ke rumah sakit, dan kemudian lapor ke Polres. Ditangani PPA koordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba.”













