BatamPeristiwa

Angkat Suara, Lembaga Aras Gereja Kepri Desak Polisi Usut Tuntas Skandal Tiket Bodong Pesparawi

14
×

Angkat Suara, Lembaga Aras Gereja Kepri Desak Polisi Usut Tuntas Skandal Tiket Bodong Pesparawi

Share this article
Lembaga Aras Gereja Nasional Provinsi Kepulauan Riau terkait kasus tiket Pesparawi 2026
Lembaga Aras Gereja Nasional Provinsi Kepulauan Riau, angkat suara terkait kasus tiket Pesparawi 2026.
banner 468x60

Ketua LPPD Kota Tanjungpinang, Ria Ukur Rindu Tondang, menjelaskan bahwa seluruh persiapan administrasi sebenarnya sudah matang sejak acara pelepasan resmi oleh Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura pada 16 Juni 2026.

Namun, setibanya di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta setelah transit dari Batam, rombongan PSW Tanjungpinang dibuat terlantar. Mereka diminta berpindah-pindah dari Terminal 1C, 1B, Terminal 2, hingga Terminal 3 tanpa didampingi official.

BACA JUGA:  Usai Dilaporkan ke Polisi, Foto 'Blacklist' Pengunjung di THM Batam Mendadak Copot

Puncak kekecewaan terjadi di Terminal 3 ketika pihak maskapai menyatakan tiket lanjutan menuju Manokwari statusnya masih sebatas bookingan dan belum dibayarkan (issued) oleh pihak travel selaku penyedia.

Kontingen yang didominasi oleh peserta lanjut usia tersebut menangis histeris di bandara. Di tengah keputusasaan, mereka spontan bernyanyi memuji Tuhan di terminal bandara hingga rekamannya viral.

BACA JUGA:  Mantan Bupati Natuna Tertipu Rp3 Miliar oleh Makelar Politik, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan!

“Tuhan pakai PSW Tanjungpinang untuk membuka mata setiap pemimpin agar jangan sesekali melakukan ketidakadilan. Agar amanah dalam melaksanakan tugasnya. Jika besok dan lusa kami menerima tekanan baru lagi, kami akan menghadapinya,” tegas Ria Ukur.