Gudangberita.co.id, Tanjungpinang – Di tengah sorotan publik atas kasus kekerasan anak yang terekam dalam video viral, keselamatan dan pemulihan balita berusia 4 tahun di Kepulauan Riau (Kepri) kini menjadi fokus utama penanganan.
Pemerintah memastikan kondisi fisik maupun psikologis anak korban penganiayaan ibu kandungnya tersebut saat ini sudah membaik dan stabil.
Saat ini, balita tersebut berada di bawah pengawasan langsung dan dalam perlindungan ketat tim Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Provinsi Kepri.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kepri, Burhanuddin, menegaskan bahwa penanganan trauma dan keamanan anak merupakan prioritas yang tak bisa ditawar.
“Kondisi anak (korban) stabil dan baik di bawah pengawasan petugas UPT PPA Provinsi,” tegas Burhanuddin saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).
Evakuasi dan pemantauan secara berkelanjutan langsung dilakukan guna memastikan anak mendapatkan rasa aman pasca-kejadian traumatis tersebut.
Pengawasan oleh petugas profesional ditujukan agar proses pemulihan emosional balita berjalan optimal sebelum langkah-langkah penanganan jangka panjang diputuskan.






