BatamHukumZona Headline

Serangan di Malam Kelam, Warga Rempang Menggugat! Siapa yang Bertanggung Jawab?

680
×

Serangan di Malam Kelam, Warga Rempang Menggugat! Siapa yang Bertanggung Jawab?

Share this article

Warga Korban Penyerangan Laporkan Dugaan Pengeroyokan oleh Tim PT MEG ke Polisi

Masyarakat Pulau Rempang yang menjadi korban penyerangan oleh puluhan orang yang terindikasi sebagai tim dari PT Makmur Elok Graha (MEG) membuat laporan ke Polresta Barelang pada Rabu (18/12/2024). (Foto: Tim Advokasi Solidaritas Nasional untuk Rempang)
banner 468x60

Para korban mengalami berbagai cedera, mulai dari luka sobek di kepala, luka berat, hingga lebam di wajah akibat pengeroyokan oleh kelompok yang diduga berjumlah sepuluh orang.

Selain korban fisik, posko masyarakat dan belasan kendaraan bermotor milik warga juga dirusak dalam kejadian ini. Situasi di Pulau Rempang memanas, dengan desakan dari berbagai pihak agar pemerintah mengevaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City yang dinilai mengancam ruang hidup warga setempat.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Batam Padati Engku Putri untuk Salat Idulfitri 1447 H, Sekretariat DPRD Raih Juara Pawai Takbir

Kronologi Insiden

Kapolresta Barelang, Kombes Pol H. Ompusunggu, memberikan keterangan terkait bentrokan yang berawal dari upaya seorang pekerja PT MEG mencopot spanduk penolakan PSN Rempang Eco-City.

Warga yang merasa hak mereka dilanggar bereaksi dengan mengamankan pekerja tersebut. Rekan-rekan pekerja kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Galang. Namun, upaya mediasi gagal, dan situasi berujung pada bentrokan fisik.

BACA JUGA:  Cukup Bawa KTP! Kiki Cellular Nagoya Batam Tawarkan Promo iPhone & Android Tanpa DP Selama Ramadhan

“Kami sudah menerima laporan dari kedua belah pihak, dan visum terhadap korban telah dilakukan. Penyelidikan mendalam sedang berlangsung untuk memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara adil dan transparan,” ujar Kapolresta Barelang. Ia juga mengimbau semua pihak untuk menahan diri agar situasi tidak semakin memanas.