BatamNasionalZona Headline

Senyum Dilema Bahlil Lahadalia

286
×

Senyum Dilema Bahlil Lahadalia

Share this article

Menteri Investasi Kembali Kunjungi Rempang

Menteri Investasi, Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia saat mengunjungi Rempang, Jumat (6/10/2023). (Foto: Instagram @GudangBerita.co.id)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Menteri Investasi Bahlil Lahadalia tampak tersenyum dalam dilema saat mengunjungi Rempang, Jumat (6/10/2023).

Kedatangannya langsung disambut protes warga, khususnya emak-emak. Menteri Bahlil pun hanya bisa menghadapi protes dan tangisan ibu-ibu itu dengan senyuman.

Sebuah dilema bagi Bahlil yang mencoba tetap tersnyum dalam situasi itu. Di satu sisi, tugas diemban dari Presiden untuk segera menyelesaikan penolakan warga demi Proyek strategis nasional.

BACA JUGA:  Dampak Perang Iran-Israel: Menteri ESDM Ungkap Ketahanan BBM Indonesia Hanya 20 Hari

Dalam kunjungan itu Bahlil dan rombongan Kepala BP Batam, Rudi; Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan pimpinan Forkopimda mengunjungi SDN 24 Galang dan SMP 22 Batam yang sebelumnya terimbas gas air mata saat aksi represif dilakukan aparat di wilayah itu 7 September 2023 lalu

Bahlil menyalurkan bantuan komputer untuk SDN 24 Galang dan SMPN 22 Batam. Rombongan juga meninjau rusun yang disiapkan menjadi tempat relokasi warga.

BACA JUGA:  Tak Pedulikan Luka Sendiri, Suami Lili Tetap Tegar Antar Jenazah Istri Meski Kepala Berbalut Kapas

Beberapa hari sebelumnya Bahlil sempat berdebat di Gedung DPR-RI saat rapat kerja membahas perkembangan investasi di Pulau Rempang.

Anggota DPR RI Komisi VI Nusron Wahid mempertanyakan soal izin area penggunaan lain (APL) atas area investasi ini, yang baru dikeluarkan tahun 2023.

BACA JUGA:  Bakal Impor Minyak Rusia? Menteri ESDM: Amerika Saja Sudah Membuka Diri

“Pertanyaan saya 570 hektare (ha) SK APL baru ada tahun 2023, sebelum tahun 2023 sudah ada manusia tinggal disini Pak dalam APL, kenapa negara bisa menyerahkan APL di tanah orang yang diduduki orang? Ini kan persoalan, tanpa sepengetahuan mereka padahal itu tanah nenek moyang mereka,” kata Nusron mencecar Bahlil di Gedung DPR, Senin (2/10/2023) lalu.