BatamZona Headline

Selamat Datang yang Tak Lagi Tampak: ‘Welcome to Batam’ Terdesak Pembangunan, Siap Pindah ke Lokasi Baru

809
×

Selamat Datang yang Tak Lagi Tampak: ‘Welcome to Batam’ Terdesak Pembangunan, Siap Pindah ke Lokasi Baru

Share this article
Tulisan Welcome To Batam biasanya akan menyapa saat feri dari Singapura akan memasuki Batam. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Di atas Bukit Clara yang dulunya hijau dan terbuka, tegak berdiri sebuah pesan sambutan besar: WELCOME TO BATAM. Landmark ini tidak sekadar rangkaian huruf raksasa. Ia adalah sapaan pertama yang menyentuh mata para pendatang dari Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, terutama dari Singapura dan negara-negara tetangga.

Namun kini, pesan selamat datang itu nyaris tak terlihat—tertelan oleh deretan bangunan tinggi yang merangsek tanpa jeda ke segala penjuru kota. Bukit Clara, tempat berdirinya tulisan legendaris itu, perlahan-lahan terkikis oleh pembangunan, termasuk proyek apartemen yang telah mengubah wajah kawasan itu sejak 2014.

BACA JUGA:  Gebrakan Warga Batam: Ajukan 9 Tuntutan UWT ke BP Batam, Minta Luas Tanah di Bawah 100 Meter Gratis!

Tulisan “Welcome to Batam” (WTB) pernah menjadi ikon visual pertama bagi wisatawan internasional dan domestik yang baru saja menjejakkan kaki di Batam. Sebuah simbol sambutan yang sederhana, tapi kuat maknanya: Batam membuka diri bagi siapa pun yang datang.

Turis di Batam dengan latar landmark Welcome To Batam

Namun, seiring derasnya pembangunan, tulisan itu kini terpinggirkan. Di lapangan depan Asrama Haji Batam, dari mana biasanya tulisan itu terlihat jelas, pandangan kini terhalang gedung tinggi dan beton. Simbol selamat datang kini hanya tinggal kenangan samar bagi warga dan wisatawan.