Ia sendiri bukan asli Rempang. “Saya pendatang. Saya dari Batam terus saya pindah ke sini, usaha disini. Beli tanah ini saya bangun rumah disini saya berkebun,” ujarnya
Sudah 9 KK Pindah Mandiri
Sebanyak 6 KK di Kampung Pasir Panjang pindah memenuhi permintaan BP Batam untuk proses relokasi. Mereka pindah ke lokasi yang difasilitasi oleh BP Batam, Selasa (3/10/2023).
Keenam KK tersebut pindah ke lokasi yang berbeda-beda, yakni Perumahan Anggara Graha Sagulung, Ruko Buana Central Park Batuaji dan Rusun Muka Kuning. Tiga lokasi itu memang disiapkan oleh BP Batam yang akan menyubsidi mereka sebelum dibuatkan rumah Tipe 45.
Sariman, salah satu warga yang pindah mengakui tanpa paksaan siapapun. “Saya juga berterimakasih kepada pemerintah dan BP Batam semoga perpindahan saya ini dapat menjadi lebih baik,” ucapnya.
Sebelumnya Kabiro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengklaim hingga Rabu, 27 September 2023 lalu, sudah ada 317 KK yang sudah menyetujui untuk direlokasi sementara.
“Jadi untuk yang pindah baru tiga KK, selebihnya masyarakat masih menunggu untuk mencari hunian sendiri, ada juga yang sudah siap menempati hunian rumah yang disediakan BP Batam,” katanya.
Hingga saat ini hanya 9 KK yang pindah. Hal ini sesuai dengan data yang disampaikan Ombudsman RI yang turun ke lapangan dengan mengecek posko. Ombudsman bahkan mempertanyakan data BP Batam jika ada 300 an KK yang setuju untuk pindah.













