LinggaPeristiwaZona Headline

Duka di Balik Dua Jengkal Tanah: Diana, Sang Yatim Piatu yang Berjuang Hijrah di Tengah Badai Hidup

472
×

Duka di Balik Dua Jengkal Tanah: Diana, Sang Yatim Piatu yang Berjuang Hijrah di Tengah Badai Hidup

Share this article

Curhatan pilu sahabat Diana, korban pembunuhan di Dabo. Sosok yatim piatu yang berjuang hijrah namun tewas tragis meninggalkan anak balita.

Potret kenangan Diana, korban pembunuhan di Setajam Dabo Singkep yang dikenang sahabat sebagai sosok baik dan sedang berusaha berhijrah.
Potret kenangan Diana, korban pembunuhan di Setajam Dabo Singkep yang dikenang sahabat sebagai sosok baik dan sedang berusaha berhijrah.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Lingga – Di balik gemerlap lampu dan riuhnya musik tempat hiburan malam yang menjadi saksi bisu perjuangannya mengadu nasib, Diana hanyalah seorang wanita yang merindukan kedamaian.

Seorang perantau yatim piatu yang datang ke Dabo Singkep dengan harapan sederhana: menyambung hidup dan menata masa depan. Namun, langkah kakinya untuk berbenah harus terhenti secara memilukan di sebuah liang dangkal di kawasan Setajam, Selasa (28/4/2026).

BACA JUGA:  Modus Bakar Rumah Lalu Menjarah, Pemuda 19 Tahun di Dabo Lama Diringkus Polisi

Penemuan jasad Diana tidak hanya menggegerkan warga Lingga karena cara penguburannya yang tidak manusiawi, hanya sedalam dua jengkal tanah, tetapi juga menyisakan luka lara yang mendalam bagi para sahabatnya.

Terutama bagi Fifi, rekan seperjuangan yang menyaksikan langsung bagaimana Diana perlahan mulai meninggalkan dunia malam dan memilih mengenakan hijab sebagai tanda keseriusannya untuk berubah.

BACA JUGA:  Sembilan ABK Kapal Makmur Jaya Ditemukan Selamat Usai Terombang-ambing di Perairan Bintan

Melalui unggahan di akun media sosialnya yang penuh isak tangis, Fifi mencurahkan segala kekacauan hatinya. Baginya, Diana bukan sekadar teman kerja, melainkan sosok kuat yang menyembunyikan segala beban hidupnya di balik tawa dan keceriaan.

“Aku yang tahu kisah jalan hidup kau, sejauh apa kau berubah, Diana. Aku tak tahu nak ungkapkan kekacauan hati aku. Aku bersaksi dia orang baik, selalu ceria menghibur, sampai tak kusangka beban yang kau pendam sendiri hanya kau yang tahu,” tulis Fifi dalam curhatan yang menyayat hati di Facebook.