BatamBatam Punya CeritaZona Headline

Relokasi Rempang, ‘Durian Runtuh’ Bagi Warga Pendatang, Hal Lucu Bagi Warga Melayu Tempatan

797
×

Relokasi Rempang, ‘Durian Runtuh’ Bagi Warga Pendatang, Hal Lucu Bagi Warga Melayu Tempatan

Share this article
Kamsiah, warga Rempang. (UI Watch)
banner 468x60

Walaupun dalam hal ini yang menjanjikan adalah pemerintah, yang mana para pejabatnya pun kemungkinan akan berganti pada 2024 mendatang, termasuk Kepala BP Batam yang merupakan Jabatan Ex Officio bagi Wali Kota Batam.

“Tipe rumah dan lokasi saja yang dijanjikan, sekarang dimana? tempatnya dimana? berganti-ganti, sekalinya disebut di Dapur 3, sekarang di Tanjungbanon. Waktu kami ke Tanjungbanon masyarakat di sana juga tidak tahu. Soalnya tidak ada sama sekali sosialisasi dari pemimpin dari pihak apapun. Sedangkan masyarakat Tanjungbanon sendiri juga mau digeser, kan mereka diminta daftar relokasi. Ini kan lucu,” ucapnya.

BACA JUGA:  Kecelakaan Maut di Trans Barelang Batam: Pengendara Motor Lansia Tewas Usai 'Adu Kambing' dengan Agya Kuning

Hal ini yang membuat mereka enggan. Mereka takut, hanya digeser ke Tanjungbanon, kemudian digusur lagi entah kemana.

Disyukuri warga yang bukan asli Rempang

Namun tak demikian bagi segelintir warga yang memang aslinya pendatang di wilayah tersebut. Hal ini tentu bak mendapat ‘durian runtuh’.

Seperti yang diutarakan Wulan, warga Sembulang. “Harapan saya dengan adanya ini perkembangan masyarakat jadi lebih baik. Point positif untuk saya, yang suratnya awalnya Alas Hak jadi Hak Milik. Makanya saya mendukung penuh,” ucapnya.

BACA JUGA:  Batam Buka Pintu Sektor AI & Digital, Medan Siap Pasok Ribuan Tenaga Kerja Terampil

Ia pun mencari sendiri rumah untuk relokasi yang akan disubsidi oleh BP Batam di wilayah Batam Center. Wulan mengaku tak ada paksaan untuk pindah.