BatamBatam Punya CeritaZona Headline

Relokasi Rempang, ‘Durian Runtuh’ Bagi Warga Pendatang, Hal Lucu Bagi Warga Melayu Tempatan

779
×

Relokasi Rempang, ‘Durian Runtuh’ Bagi Warga Pendatang, Hal Lucu Bagi Warga Melayu Tempatan

Share this article
Kamsiah, warga Rempang. (UI Watch)
banner 468x60

Seperti diketahui, tahap awal di lahan seluas 2.000 Hektare yang akan digarap untuk proyek Rempang Eco City ini, ada empat kampung akan yang tergusur.

Jumlah KK yang ada yakni Kampung Pasir Panjang (150 KK), Kampung Sembulang Hulu (250 KK),Kampung Pasir Merah (75 KK), Kampung Sembulang Tanjung (200 KK). Total ada 675 KK di empat wilayah tersebut

BACA JUGA:  Janji Diana yang Tak Pernah Terwujud: Ingin Temui Buah Hati di Tanjung Bungsu Usai Lebaran

Data Ombudsman mengatakan, dari hasil pelayanan di empat posko terkait relokasi hanya 17 warga yang hadir. Cuma 9 yang mendaftar dan sisanya 8 konsultasi.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Lagat Siadari mengatakan pihaknya berbicara sesuai dengan rencana terbaru BP Batam. Mereka juga mengumpulkan fakta dengan turun langsung ke lapangan.

Data BP Batam dipertanyakan Ombudsman

BACA JUGA:  Dispar Kepri Dompleng Potensi Wisata Pulau Berhala, Lingga Jadi Prioritas Pengembangan Pariwisata

Ombudsman dikatakan Lagat mempertanyakan, apakah jumlah 300-an KK yang dimaksud BP Batam berada di titik utama relokasi saat ini.

“Kami berbicara sesuai dengan rencana terbaru BP Batam bahwa relokasi awal berubah menjadi hanya fokus di 4 kampung. Pertanyaannya apakah data 317 itu adalah warga dari kampung itu, atau kampung lainnya di Kelurahan Rempang Cate dan Sembulang?” kata Lagat, Jumat (29/9/2023).

BACA JUGA:  Heboh! Tersangka Jaka Peragakan 25 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Diana di Lingga

Lagat pun buka-bukaan soal data 4 Kampung yang akan direlokasi di Rempang pada tahap awal (luas lahan sekitar 2.000 hektare) tersebut. Hal ini didapat dari hasil verifikasi faktual yang dilakukan Tim Pencari Fakta Ombudsman.