Katalog juga memberikan akses transparan terhadap informasi harga, spesifikasi produk, dan potensi substitusi produk impor dengan produk dalam negeri. Digitalisasi ini diyakini dapat menghemat anggaran pengadaan hingga 20%-30% dan memangkas biaya administrasi hingga 50%.
Dukungan Transformasi Digital Nasional
Kepala LKPP Hendrar Prihadi menyebut Katalog Elektronik Versi 6.0 sebagai langkah maju dalam meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengadaan pemerintah. “Dengan fitur baru ini, masyarakat dapat memantau proses pengadaan secara lebih transparan, sehingga meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujarnya.
Senada, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah menyatakan komitmen Telkom dalam mendukung digitalisasi sektor pemerintahan. “Katalog Elektronik Versi 6.0 adalah solusi digital inovatif yang mampu mendorong efisiensi dan transparansi, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” kata Ririek.
Langkah Strategis Menuju Indonesia Digital
Peluncuran ini menjadi bagian dari agenda besar transformasi digital nasional. Dengan integrasi teknologi dalam sistem pengadaan, pemerintah tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga memastikan akuntabilitas yang lebih baik.












