NatunaZona Headline

Prank APBD 2024 Natuna: ASN dan Pihak Ketiga Kecewa, Dana Transfer Masih Jadi Teka-Teki

3267
×

Prank APBD 2024 Natuna: ASN dan Pihak Ketiga Kecewa, Dana Transfer Masih Jadi Teka-Teki

Share this article
Ilustrasi: Gudangberita
banner 468x60

“Dana belum masuk ke kas daerah,” jelasnya. Kondisi serupa diungkapkan oleh Kadis Kimpraswil, Edi Rianto, yang menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut.

Anggaran yang Membingungkan

APBD Kabupaten Natuna tahun 2024 dirancang dengan target pendapatan sebesar Rp1,181 triliun, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp92,6 miliar dan pendapatan transfer Rp1,087 triliun.

BACA JUGA:  Arus Balik Idulfitri 1447 H: Polda Kepri Siagakan Personel di Pelabuhan dan Bandara, Waspada Puncak Kepadatan

Namun, target tersebut tampaknya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan daerah, termasuk pembayaran TPP ASN dan proyek-proyek pihak ketiga.

Hermawan, Ketua Natuna Institute, mempertanyakan pengelolaan anggaran ini. “Jika APBD 2024 murni sebesar Rp1,181 triliun ditambah APBD perubahan menjadi Rp1,300 triliun, lalu mengapa masih ada kekurangan? Apakah dana Rp103 miliar dari pusat benar-benar krusial sehingga tanpa itu anggaran tak cukup?” ujarnya.

BACA JUGA:  Sidang Pembelaan ABK 2 Ton Sabu di Batam: Menguji ‘Mens Rea’ Fandi Ramadhan dalam Bayang Vonis Mati

Kronologi dan Klarifikasi BPKAD

Dalam upaya menjelaskan situasi ini, Suryanto menyebut bahwa masalah transfer dana dari pemerintah pusat terjadi secara nasional.

“Hingga saat ini, surat keputusan menteri keuangan (KMK) belum terbit, sehingga dana belum bisa disalurkan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD),” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pembayaran TPP ASN dan proyek pihak ketiga sangat tergantung pada dana transfer tersebut.