harris
BatamHukum

Polisi Tangkap Pengurus PMI Ilegal di Wisma Tanjung Pantun Batam

1028
×

Polisi Tangkap Pengurus PMI Ilegal di Wisma Tanjung Pantun Batam

Share this article
Tersangka ZF, warga Bengkong, Batam menggunakan modus pembuatan visa sosial dan menampung korban di sebuah wisma di kawasan Tanjung Pantun. (Foto: dok Polda Kepri)
banner 468x60

Tim Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap ZF di lokasi penampungan pada malam hari sekitar pukul 22.30 WIB.

Dalam penggerebekan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

  • 2 paspor dan visa sosial 90 hari
  • 2 lembar tiket kapal dan boarding pass
  • 2 bukti pembayaran pengurusan visa
  • 2 unit handphone milik korban
BACA JUGA:  Terkuak! Ini Penyebab Blackout 19 Jam Batam-Bintan: Ada Indikasi CCTV Sengaja Digeser dan Pagar Listrik Mati

Atas aksinya, ZF dijerat dengan Pasal 4 Jo Pasal 10 UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan/atau Pasal 81 Jo Pasal 69 serta Pasal 83 Jo Pasal 68 UU No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Ancaman hukuman bagi pelaku maksimal 15 tahun penjara dan denda miliaran rupiah,” tegas Andyka.

BACA JUGA:  Geliat WNA di Batam: Imigrasi Terbitkan 35 Ribu Izin Tinggal dan 160 Alih Status

Polda Kepri mengimbau masyarakat, khususnya calon PMI, untuk tidak tergiur janji kerja ke luar negeri melalui jalur tidak resmi. Warga diminta memastikan seluruh proses keberangkatan melalui mekanisme resmi yang diawasi pemerintah.