Gudangberita.co.id, Bintan – Kasus hilangnya Christina Lindasari (43), penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 yang diduga terjatuh (Man Overboard) di perairan Bintan, terus menjadi fokus operasi Tim SAR Gabungan.
Berdasarkan data resmi Kantor SAR Tanjungpinang dan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, berikut adalah runtutan kronologi kejadian sejak korban naik ke kapal hingga upaya pencarian yang tengah berlangsung.
Pukul 22.47 WIB: Kamera pengawas (CCTV) kapal merekam keberadaan Christina untuk terakhir kalinya. Korban terlihat berjalan seorang diri di lorong dekat dek bar atau kantin kapal.
Pukul 23.00 WIB: KMP Bahtera Nusantara 03 bertolak secara resmi dari Pelabuhan Tanjung Uban menuju Pelabuhan Tambelan.
Pukul 05.00 WIB: Saat kapal berada di perairan antara Lobam dan Numbing, anak korban menyadari ibunya sudah tidak ada di tempat duduk.
Pukul 07.00 WIB: Anak korban melaporkan peristiwa kehilangan tersebut kepada pihak kru kapal saat armada masih dalam perjalanan laut menuju Tambelan.
Nakhoda langsung menginstruksikan seluruh kru memeriksa setiap sudut kapal, menyisir ruang penumpang, serta mengumumkan informasi melalui pengeras suara.
Kapal bersandar di Pelabuhan Tambelan. Pemeriksaan ulang dilakukan di atas kapal hingga area pelabuhan tujuan, namun korban tetap tidak ditemukan.













