Natuna

PLN Natuna Berlakukan Layanan Listrik 14 Jam di Sededap, Ini Alasannya

515
×

PLN Natuna Berlakukan Layanan Listrik 14 Jam di Sededap, Ini Alasannya

Share this article
Ilustrasi
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Meski Natuna dikenal sebagai daerah penghasil minyak dan gas di Kepulauan Riau, layanan listrik di beberapa wilayahnya masih belum optimal. Salah satunya di Pulau Sededap, di mana listrik hanya beroperasi selama 14 jam sehari.

Team Leader Pelayanan Pelanggan dan ADM ULP PLN Ranai, Irfan, membenarkan bahwa pola operasi pembangkit listrik di Pulau Sededap masih terbatas dari pukul 17.00 hingga 07.00 WIB. Menurutnya, kebijakan ini mengikuti arahan dari PLN Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Kisah Pilu Kecelakaan Kapal Nelayan Ocean Three di Natuna: Tekong Selamat, Satu ABK Tewas, Satu Masih Hilang

“Jumlah pelanggan PLN di Pulau Sededap masih 243, dan pola operasi ini telah disesuaikan dengan arahan PLN Tanjungpinang,” ujar Irfan, Jumat (7/3/2025).

Irfan juga menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan agar pembangkit listrik di Sededap dapat beroperasi penuh 24 jam. Namun, terdapat kendala teknis karena dua mesin pembangkit yang tersedia dalam kondisi rusak.

BACA JUGA:  Drainase Limau Manis Rampung, Pemkab Natuna Lanjutkan Penguatan Infrastruktur Dasar Anti-Banjir

Ia menambahkan bahwa keputusan untuk meningkatkan layanan listrik bukan kewenangan PLN ULP Natuna, melainkan PLN Tanjungpinang sebagai pemegang kebijakan. Hingga saat ini, penentuan pola operasi listrik di Pulau Sededap tidak didasarkan pada jumlah pelanggan minimal, melainkan mempertimbangkan kondisi serta perkembangan wilayah tersebut.