Gudangberita.co.id, Natuna – Laut Natuna kembali menyisakan kisah pilu bagi dunia maritim lokal. Memasuki hari kelima operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan laut yang menimpa KM Ocean Three, duka mendalam menyelimuti keluarga korban.
Dari total tiga orang kru yang berada di atas kapal nelayan tersebut, nasib ketiganya berujung sangat kontras: sang tekong berhasil selamat, satu ABK ditemukan tewas, dan satu ABK lainnya kini masih dalam pencarian tak bersisa.
Hingga Rabu (1/7/2026) sore, fokus utama Tim SAR gabungan bertumpu penuh pada pencarian korban terakhir, yakni seorang ABK bernama Yoga yang baru menginjak usia 21 tahun.
“Memasuki hari kelima operasi SAR, tim gabungan masih terus melakukan pencarian dengan mengerahkan seluruh potensi yang terlibat. Namun hingga update hari ini, korban atas nama Yoga masih belum ditemukan,” ujar Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Natuna, Budiman, mewakili Kepala Kantor SAR Abdul Rahman.
Di awal pusaran ombak Laut Natuna, sang tekong (nahkoda) kapal yang diketahui bernama Wan Zaidan (47) menjadi orang pertama yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat pada hari kedua operasi. Wan Zaidan diselamatkan oleh unsur sinergi dari Lanal Ranai dan PSDKP.













