Berikut detail poin utama program pinjaman usaha Pemko Batam:
- Total Alokasi Anggaran: Rp3 Miliar disiapkan Pemko Batam untuk subsidi bunga.
- Plafon Pinjaman Saat Ini: Maksimal Rp20 juta per pelaku usaha (tanpa agunan & bunga 0%).
- Rencana Pengembangan: Pemko Batam dan Bapelitbangda mengusulkan kenaikan plafon pinjaman menjadi Rp50 juta hingga Rp100 juta agar dampaknya lebih luas.
- Mitra Bank Berikutnya: Pemko Batam saat ini tengah menjajaki kerja sama dengan Bank Jatim.
Pemimpin Divisi Kredit Konsumen PT Bank Sumut, Faisal Panggabean, menyambut positif kepercayaan ini dan berkomitmen menghadirkan layanan pembiayaan inklusif bagi warga Batam.
“Program Subsidi Bunga yang kita tandatangani hari ini menjadi jembatan bagi pelaku usaha mikro untuk memperoleh pembiayaan yang lebih ringan. Kolaborasi yang kuat akan melahirkan ekonomi yang tangguh,” tegas Faisal.
Selain subsidi bunga bank, Pemko Batam juga mendukung pembiayaan usaha melalui Badan Layanan Umum Daerah Pengelolaan Dana Bergulir (BLUD PDB) dengan bunga rendah.
Amsakar mencatat performa keuangan program ini sangat baik, di mana tingkat kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) berada di angka 2,1 persen—jauh di bawah ambang batas aman nasional sebesar 5 persen.
Dalam kesempatan yang sama, Pemko Batam menyerahkan penghargaan kepada koperasi yang berprestasi berdasarkan Penilaian Kesehatan Koperasi Tahun 2025:
Total Koperasi Terdaftar (Data ODS Juni 2026): 1.132 Koperasi (375 Aktif).
Hasil Pemeriksaan 43 Koperasi:
- Predikat Sehat: 16 Koperasi.
- Predikat Cukup Sehat: 27 Koperasi.
Wali Kota Amsakar mengimbau seluruh pengurus koperasi di Batam untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas tata kelola organisasi melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara rutin.













