Dalam jangka panjang, nilai investasi bisa mencapai Rp 381 triliun dengan penyerapan tenaga kerja hingga 186 ribu orang. Selain itu, proyek ini diharapkan meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 1,9 kali lipat serta mengurangi emisi karbon dioksida sebanyak 3,4 juta ton per tahun.
Potensi alam kawasan Rempang juga menjadi daya tarik utama bagi investor, termasuk pasir silika dan industri kaca. Dengan optimalisasi sumber daya ini, PSN Rempang Eco City diharapkan memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan secara berkelanjutan.
Dengan berbagai tantangan yang ada, pemerintah berupaya mencari solusi terbaik agar proyek ini dapat berjalan sesuai harapan Presiden, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.













