KarimunZona Headline

Terancam Dihapus, Pedagang Pasar Sore Puan Maimun Ancam “Serbu” Kantor Bupati Karimun

94
×

Terancam Dihapus, Pedagang Pasar Sore Puan Maimun Ancam “Serbu” Kantor Bupati Karimun

Share this article
Pasar Sore di Pasar Puan Maimun, Kabupaten Karimun. (Foto: Edo)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Karimun – Rencana relokasi Pedagang Pasar Sore di Pasar Puan Maimun, Kabupaten Karimun, memicu penolakan keras. Puluhan pedagang menilai kebijakan tersebut bukan sekadar pemindahan lokasi, melainkan langkah yang berpotensi menghapus keberadaan Pasar Sore yang telah lama menjadi sumber penghidupan mereka.

Penolakan mencuat setelah sejumlah pedagang dipanggil oleh Perusahaan Daerah (Perusda) selaku pengelola pasar. Dalam pemanggilan tersebut, disampaikan rencana pemindahan pedagang ke bagian dalam pasar, dengan waktu pelaksanaan disebut akan dilakukan sebelum atau sesudah Hari Raya Idul Fitri.

BACA JUGA:  Karimun Lagi Wangi! Investasi Rp21 Triliun Bikin Bupati Iskandarsyah 'Gercep' ke Kemenko

“Sudah ada yang dipanggil, tapi tidak semuanya. Sebagian besar pedagang Pasar Sore belum pernah diajak bicara oleh Perusda,” kata Joko Haritonang, salah seorang pedagang Pasar Sore, Kamis (6/2/2026).

Menurut Joko, relokasi tersebut akan menyatukan seluruh aktivitas jual beli ke pagi hari. Artinya, pedagang Pasar Sore dipindahkan ke bagian belakang atau ke dalam pasar dan diwajibkan beroperasi pagi hari, sehingga fungsi Pasar Sore yang selama ini beroperasi sore hari akan ditiadakan.

BACA JUGA:  Janji Diana yang Tak Pernah Terwujud: Ingin Temui Buah Hati di Tanjung Bungsu Usai Lebaran

“Nanti semuanya beroperasi pagi. Kami dipindahkan ke dalam pasar. Kalau seperti itu, Pasar Sore jelas tidak ada lagi. Kalau sudah begini, mau makan apa kami?” ujarnya.