NatunaZona Headline

Pemkab Natuna Geram: Kapal BBM Tak Layak Masih Beroperasi di Laut Perbatasan!

211
×

Pemkab Natuna Geram: Kapal BBM Tak Layak Masih Beroperasi di Laut Perbatasan!

Share this article
Insiden kapal angkut BBM solar subsidi di perairan Pulau Subi beberapa bulan lalu. Kapal kayu sebabkan kecelakaan kebakaran. (Foto: dok. Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna menyoroti keras masih digunakannya kapal kayu tak layak untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis minyak tanah ke sejumlah kecamatan di wilayah kepulauan.

Praktik itu dinilai membahayakan keselamatan pelayaran dan berpotensi menimbulkan insiden serupa tragedi kebakaran kapal pengangkut BBM di perairan Subi beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  PWI dan Pemkab Natuna Satu Visi: Bangun Daerah Perbatasan yang Berdaulat dan Berdaya Saing

Pelaksana tugas Kepala Bagian Ekonomi Setda Natuna, Agino Riko, mengungkapkan bahwa Bupati Natuna telah mengirim surat resmi kepada Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Kepulauan Riau di Batam.

Surat tersebut berisi desakan agar Pertamina segera melakukan evaluasi total sistem distribusi minyak tanah dan mengganti armada pengangkut yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Baca Juga:  Pemkab Natuna Salurkan 5,74 Ton Beras ke Enam Kecamatan Terluar, Bupati Cen Pastikan Harga Pangan Terkendali

“Sudah kami sampaikan secara resmi, tapi hingga kini belum ada tindak lanjut dari Pertamina,” tegas Riko, Rabu (5/11).

Menurut Riko, pemerintah daerah tidak bisa menutup mata terhadap kondisi distribusi BBM yang masih mengandalkan kapal tradisional tanpa sertifikat laik laut.

Ia menilai hal ini bertentangan dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penyaluran Bahan Bakar Minyak, yang mewajibkan setiap kapal pengangkut BBM memenuhi standar keselamatan pelayaran.