Gudangberita.co.id, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di DPRD Natuna, Jumat (27/3/2026) lalu.
Meski mengklaim adanya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), potret ekonomi makro Natuna justru menunjukkan rapor merah di sektor pertumbuhan.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengungkapkan bahwa selama tahun 2025, ekonomi daerah mengalami kontraksi sebesar -1,61 persen. Angka ini menjadi kontradiksi di tengah ambisi pemerintah mewujudkan visi Natuna yang makmur dan berdaya saing.

Dalam pidatonya, Cen Sui Lan memaparkan kenaikan IPM menjadi 78,94 dan penurunan angka kemiskinan di level 4,81 persen. Namun, ia tidak menampik bahwa struktur ekonomi daerah masih menghadapi tekanan berat.
“Pertumbuhan ekonomi kita mengalami kontraksi sebesar -1,61 persen. Ini menjadi tantangan besar dalam penguatan struktur ekonomi daerah ke depan,” ujar Cen Sui Lan di hadapan pimpinan dan anggota DPRD.
Selain kontraksi ekonomi, angka pengangguran di Natuna juga masih bertengger di angka 3,98 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa serapan tenaga kerja belum optimal meski berbagai program strategis telah dicanangkan.













