BatamZona Headline

1.500 Pekerja Dapur Makan Bergizi Gratis di Batam Cemas Kehilangan Penghasilan Harian

56
×

1.500 Pekerja Dapur Makan Bergizi Gratis di Batam Cemas Kehilangan Penghasilan Harian

Share this article
Aksi damai Aliansi Relawan Pekerja Dapur Makan Bergizi Gratis Kota Batam di depan Kantor DPRD.
Aksi damai Aliansi Relawan Pekerja Dapur Makan Bergizi Gratis Kota Batam di depan Kantor DPRD.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Sebanyak kurang lebih 1.500 pekerja dan relawan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam kini dibayangi kecemasan mendalam.

Mereka terancam kehilangan sumber pendapatan harian akibat adanya kebijakan baru dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang memotong hari operasional dapur.

Keresahan ini memicu ratusan pekerja yang tergabung dalam Aliansi Relawan Pekerja Dapur MBG Kota Batam menggelar aksi damai dari kawasan Welcome To Batam menuju Kantor Wali Kota dan DPRD Kota Batam, Sabtu (20/6/2026) pagi.

BACA JUGA:  7 Fakta Memilukan Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun oleh Ibu Tiri di Sagulung Batam

Koordinator aksi, Langga Husein, menjelaskan bahwa kecemasan para pekerja berakar dari dua kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh BGN, yaitu:

Pengurangan hari kerja dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.

Penghentian total operasional dapur MBG selama masa libur sekolah.

Bagi para pekerja yang mayoritas merupakan buruh harian, pengurangan hari kerja dan penutupan sementara ini berarti pemotongan langsung terhadap isi dompet mereka.

BACA JUGA:  Menguap di Depan Kantor Walikota, Cerita Pelajar Batam yang Kehilangan Hari Minggu Demi Aksi MBG

“Kurang lebih ada sekitar 1.500 pekerja yang terdampak jika dapur MBG ditutup. Apalagi dengan tidak beroperasionalnya saat ini, terlebih relawan yang berharap mendapatkan pemasukan harian untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Langga di kawasan Batam Center.