Gudangberita.co.id, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam masih mendalami video viral yang belakangan ramai diperbincangkan publik dan dikaitkan dengan Kadisperindag Batam, Gustian Riau. Video tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok dan X (Twitter), serta memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.
Di tengah proses pendalaman yang dilakukan pemerintah daerah, sejumlah warganet mengklaim telah melakukan uji keaslian video tersebut menggunakan berbagai perangkat berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Hasil uji mandiri yang beredar di ruang digital menyebutkan bahwa video tersebut terindikasi kuat sebagai video asli dan bukan hasil manipulasi teknologi deepfake.
Salah satu alat yang digunakan netizen adalah situs scanner.deepware.ai, sebuah platform pendeteksi deepfake berbasis AI. Dari tangkapan layar hasil analisis yang beredar, sistem menampilkan pemindaian wajah dalam video berdurasi sekitar 24 detik, ditandai dengan kotak hijau sebagai area fokus analisis.
Pada tiap frame, sistem menampilkan skor prediksi seperti “Pred 0.01” yang menunjukkan probabilitas sangat rendah terhadap indikasi deepfake. Angka tersebut menandakan kemungkinan manipulasi AI dinilai minimal oleh sistem.











