Hasil analisis juga diperkuat oleh sejumlah model AI pendeteksi deepfake yang tergabung dalam fitur Model Results. Model Avatarify mencatat status No Deepfake Detected dengan probabilitas 1 persen.
Sementara model Deepware menunjukkan probabilitas 30 persen, Seferbekov 11 persen, dan model Ensemble—gabungan beberapa sistem analisis—menampilkan angka 17 persen. Seluruh model tersebut menyimpulkan tidak adanya indikasi kuat manipulasi deepfake.
Meski demikian, perlu dicatat bahwa persentase tersebut bukan ukuran tingkat keaslian video, melainkan estimasi probabilitas terjadinya deepfake. Status No Deepfake Detected menunjukkan bahwa secara teknis tidak ditemukan indikasi kuat rekayasa AI, namun alat tersebut bersifat pendukung dan bukan merupakan bukti hukum yang bersifat final.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang yang memastikan keaslian video tersebut melalui pemeriksaan forensik digital. Pemko Batam menegaskan bahwa proses pendalaman masih berlangsung dan meminta masyarakat tidak berspekulasi berlebihan.
Pemerintah Kota Batam juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif. Penyebaran konten yang belum terverifikasi, terutama yang menyangkut individu dan pejabat publik, dinilai berpotensi melanggar ketentuan hukum serta merugikan banyak pihak.











