BatamZona Headline

Menanti LRT di Bandara Hang Nadim, Dirut PT BIB: Investornya Belum Ada

305
×

Menanti LRT di Bandara Hang Nadim, Dirut PT BIB: Investornya Belum Ada

Share this article
Ilustrasi. LRT
banner 468x60

Beberapa waktu lalu, Rudi yang juga walikota Batam mengumumkan rencananya untuk membangun sistem transportasi massal LRT untuk mengurangi kepadatan dan juga mewududkan Batam sebagai Kota Modern

Sistem LRT ini dikatakan Rudi diperlukan untuk mengakomodir masyarakat Batam yang populasinya terus bertambah, terutama karena akan ada lebih banyak pekerja dan pendatang ke Batam usai pandemi.

BACA JUGA:  Maling Alat Fotografi Senilai Puluhan Juta di Ruko Harbour Bay Batam Ditangkap Polisi

“Saat ini satu-satunya transportasi umum yang kita miliki hanya bus. Untuk sekarang itu cukup bagi 1,2 juta warga Batam. Tapi kita harus memikirkan masa depan,” kata dia.

Rudi mencatat bahwa populasi Batam saat ini 1,24 juta, naik dari 1,22 juta tahun lalu. Pertumbuhan kendaraan pribadi, lanjut dia, lebih cepat ketimbang pertumbuhan populasi Kota Batam.

BACA JUGA:  Kawasan Bisnis Bebas Dahaga saat Waduk Nongsa Kritis: Warga Diimbau Hemat, Server Tetap Segar

Menurut Rudi, lima gerbong LRT berbentuk kapsul akan digabungkan untuk melayani satu kali perjalanan. Satu gerbong LRT mampu memuat 20 penumpang, dengan 10 penumpang duduk dan 10 penumpang berdiri. Gerbong-gerbong tersebut akan melaju pada rel gantung di ketinggian sekitar 9 meter.

“Saya kira desainnya unik, tidak seperti LRT lainnya. Karena bentuknya unik, ini bisa menjadi ikon Kota Batam,” kata dia.

BACA JUGA:  Bawa Spirit 'DNA Pejuang', PWI Kepri Resmi Dilantik dan Siap Perkuat Sinergi Daerah

Rudi juga mengatakan ada empat perusahaan dari Singapura, Malaysia, Jerman dan Indonesia yang mengerjakan desain LRT yang diajukan.

“Walau mereka yang mengajukan desain ini, tapi kami tetap akan melakukan proses tender (yang diperkirakan akan dimulai) pada November,” kata dia.