“Turunnya TPT Kepri ini adalah berita baik dan menunjukkan perekonomian kita terus membaik serta mampu menyerap banyak tenaga kerja,” ujarnya Selasa (14/5/2024) lalu.
Ansar berharap pertumbuhan ekonomi Kepri yang positif dapat terus dipertahankan melalui berbagai kebijakan seperti penguatan sektor pariwisata, industri pengolahan, dan investasi untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja.
Sementara itu, ekonomi Kepri triwulan I-2024 berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlaku mencapai Rp85,60 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp51,25 triliun.
Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi dicapai Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 25,50 persen. Sementara dari pengeluaran, komponen pengeluaran tertinggi adalah Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga 17,76 persen.
Konstruksi menyumbang andil pertumbuhan ekonomi tertinggi 2,53 persen dari lapangan usaha, sedangkan dari pengeluaran, andil tertinggi disumbang Pembentukan Modal Tetap Bruto 3,35 persen.
5 Provinsi terbanyak angka pengangguran per Februari 2024:
- Banten 7,02 persen
- Kepulauan Riau 6,94 persen
- Jawa Barat 6,91 persen
- DKI Jakarta 6,03 persen
- Papua Barat Daya 6,02 persen












