BatamKriminalLensa Forensik

Disuruh Polisi, Maling Hydrant Ocarina Batam Malah Semangat Nyanyi Lagu ‘Rayap Besi’

47
×

Disuruh Polisi, Maling Hydrant Ocarina Batam Malah Semangat Nyanyi Lagu ‘Rayap Besi’

Share this article
elaku pencurian hydrant Ocarina Batam saat disuruh polisi menyanyikan lagu Rayap Besi di kantor polisi.
elaku pencurian hydrant Ocarina Batam saat disuruh polisi menyanyikan lagu Rayap Besi di kantor polisi.
banner 468x60

Satu pelaku tetap berada di atas motor untuk memantau situasi sekitar, sementara pelaku lainnya turun mengeksekusi dan merusak komponen hydrant air.

Setelah berhasil menggasak besi komponen hydrant, keduanya langsung memacu kendaraan dan melarikan diri dari lokasi.

Aksi nekat kedua pelaku tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga merusak fasilitas vital penanggulangan kebakaran. Akibat hydrant yang dirusak paksa, air bersih menyembur keluar dengan debit besar tanpa henti.

BACA JUGA:  Batam Dikepung Masalah Klasik, Anggaran Rutin Rp131 Miliar Dialihkan untuk Air dan Jalan

Semburan air bersih tersebut sempat merendam sebagian badan jalan di sekitar kawasan Ocarina Bengkong. Kejadian ini memicu keprihatinan mendalam dari pengguna jalan karena menyebabkan pemborosan air bersih dalam skala besar dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Meski satu pelaku utama yang disuruh bernyanyi “Rayap Besi” telah mendekam di balik jeruji besi, polisi menegaskan kasus ini belum ditutup. Rekan pelaku yang bertugas memantau situasi di atas motor saat kejadian kini tengah diburu.

BACA JUGA:  DPRD Sahkan Perda PSU Perumahan Batam, Solusi Jitu Atasi Developer Nakal dan Aset Telantar

Saat ini, Satreskrim Polresta Barelang terus melakukan pengembangan penyelidikan. Petugas di lapangan tengah melacak keberadaan satu pelaku yang masih buron dan telah resmi dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), sekaligus mendalami adanya potensi keterlibatan jaringan spesialis pencurian fasilitas umum lainnya di Kota Batam.