“Ya saya tidak berandai-andai (investasi Xinyi Group batal), tapi apa yang saya lihat sekarang semestinya tidak ada masalah,” tutupnya.
Serupa, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia juga membantah temuan Ombudsman RI. Bahlil pun menepis isu warga Rempang sulit bertemu dengannya.
Bahlil mengatakan dirinya sudah mensosialisasikan soal Rempang Eco City dan dampaknya berupa relokasi pemukiman warga setempat. Namun, ia mengakui bahwa sosialisasi memang belum maksimal dan Bahlil berjanji akan kembali turun ke Rempang.
“Saya kan sudah turun. Saya pemerintah atau bukan? (Sosialisasi) belum maksimal, nanti kita lihat lagi ya. Saya minggu depan mau ke sana (Rempang),” kata Bahlil.
Sementara itu, Jusuf Kalla berpesan dalam testimoninya di HUT Luhut ke-76 bahwa Indonesia takut mengambil kebijakan. Namun, ia merasa beruntung Indonesia memiliki sosok seperti Luhut.
“Tapi tolonglah rakyat itu, Rempang Pak. ‘Khidmat kebijaksanaan’, bukan ‘khidmat kebijakan’. Itulah pedoman kita,” kata JK kepada Luhut.
Sedangkan Anggota Ombudsman RI Johanes Widijantoro mengatakan, berdasarkan keterangan warga Kampung Pasir Panjang, mereka tidak mendapatkan penjelasan yang utuh dari pemerintah terkait Rempang Eco City.













