Makam Siti Balqis di Subi Besar berada di Desa Subi Besar Timur. Sumber dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Natuna menyebutkan jika Siti adalah seorang gadis kampung Tanah Merah yang sangat cantik dan memiliki kulit yang putih bersih.
Jika ia minum air putih, disebutkan jika tampak aliran air itu masuk ketubuhnya. Apa iya kulit Siti Balqis transparan? Tentu mustahil, karena Siti Balqis bukan sebuah plastik. Bisa jadi ini sebuah kiasan yang mempresentasikan kecantikannya.

Kabar lainnya juga menyebutkan Siti Balqis memiliki ilmu hebat yang bisa menjelma menjadi orang tua ataupun dapat menjelma menjadi binatang dan masih banyak lagi jelmaannya.
Dengan kecantikannya itulah pemuda berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Dengan sayembara siapa yang kuat dan bisa masuk ke dalam rumah atau semacam istana Siti Balqis, dialah yang dapat memiliki Siti Balqis, sehingga mereka saling bunuh membunuh.
Sementara abang siti Balqis sembunyi di sebalik pintu masuk rumah/istana Siti Balqis. Setiap pemuda yang masuk di bunuh oleh abangnya sehingga banyak yang mati dan habis, terakhir bak senjata makan tuan, abangnya juga terbunuh dalam aksi bunuh-bunuhan itu, tinggalah Siti Balqis Sendirian.
Sehingga ada Pantun yang dibuat orang pada pada masa itu berbunyi :
Tanah merah tebing terbis
Tanam Niuk berlapis-lapis
Urang tanah merah mati habis
Tinggallah seorang Siti Balqis













