Gudangberita.co.id, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memberikan pesan mendalam saat menghadiri agenda buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Batam, Minggu (8/3/2026).
Di hadapan tokoh adat dan masyarakat, Amsakar mengingatkan warga Batam untuk tidak menjadi “pendusta agama” dengan cara mengabaikan nasib anak yatim dan kaum duafa.
Suasana khidmat menyelimuti Gedung LAM saat Amsakar secara simbolis menyerahkan santunan. Dalam sambutannya, ia tidak hanya bicara soal birokrasi, tetapi menyitir firman Tuhan dalam Al-Qur’an Surat Al-Ma’un sebagai pengingat keras bagi umat Muslim.
“Dalam Surat Al-Ma’un disebutkan, tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Mereka itulah yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin. Ini peringatan bagi kita semua agar senantiasa peduli,” ujar Amsakar dengan nada tegas namun penuh kehangatan.
Amsakar mengapresiasi langkah LAM Kepri Kota Batam yang telah menginisiasi kegiatan berbagi ini. Menurutnya, di tengah kesibukan membangun infrastruktur Batam, nilai-nilai spiritual dan sosial seperti ini adalah fondasi utama kota yang berkah.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Batam untuk menjadikan Ramadan 1447 H sebagai panggung untuk memperbanyak sedekah. “Momentum ini hendaknya kita manfaatkan sebaik-baiknya. Siapa pun kita, jika menetap di Batam, tanggung jawab sosial ini ada di pundak kita semua,” tambahnya.













