Bahkan Ansar menyarankan Rudi untuk lebih dewasa menjadi seorang pemimpin.
“Jangan karena ketidakmampuan kita mengatasi sesuatu (masalah Rempang) kita lempar ke pihak lain. Itu tidak bijak. Sekarang bagimana fokus lanjutkan BP Batam supaya (Rempang Eco City) ini selesai dengan baik. Tak usah buat imej, opini opini yang membuat ricuh lagi. Ya saya kira kita lebih dewasa aja lah memimpin. Lebih bagus selesaikan (Rempang Eco City) ini, katena itu investasi penting buat kita,” ungkap Ansar.
Menurut Ansar, masyarakat di Rempang harusnya ditangani dengan baik oleh BP Batam. “Karena ini kewenangan sepenuhnya ada di BP Batam. Kita (Pemprov Kepri) dari awal mendukung. Makanya kita sekarang kalau memang diperlukan kita dorong,” terang Ansar lagi.
Kadiskominfo sayangkan video itu beredar
Sementara itu, Kadis Kominfo Batam, Rudi Panjaitan, menyayangkan beredarnya video pernyataan Wali Kota Batam mengenai dalang kerusuhan demo Rempang.
Menurutnya, sebelum Wali Kota Batam menyampaikan pernyataan tersebut, para peserta yang hadir sudah diminta untuk tidak merekamnya.
Penjelasan itu diberikan oleh Wali Kota Batam untuk menjaga perasaan keluarga pendemo yang masih ditahan oleh polisi.













