Ewan memiliki cita-cita untuk menjadi petinju profesional. Namun karena kondisi yang diidapnya itu, ia tak mampu untuk meraihnya.
“Saya dulu adalah seseorang yang begitu sehat. Lari setiap malam, namun sekarang sudah tidak bisa lagi. Sangat sulit untuk mendaki bukit. Hidup saya begitu berubah,” kata Ewan.
“Kakek saya lebih bugar dari saya dan dia berusia 65 tahun. Ketika saya di rumah sakit, dokter mengatakan saya memiliki paru-paru perokok berusia 80 tahun. Padahal saya baru memakai vape lima atau enam bulan,” sambungnya.
Terkait dengan kejadian yang menimpanya, Ewan meminta orang-orang untuk berhenti dan menghindari kemungkinan risiko kesehatan yang ditimbulkan vape.
“Mohon, mohon jangan gunakan vape. Itu dapat memberi efek pada setiap orang di sekitarmu dan aku sempat sangat dekat dengan kematian,” pungkasnya.













