harris
NasionalZona Headline

KPK Periksa 3 Pramusaji Rumah Dinas Gubernur Riau, Diduga Rusak Segel dalam Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

166
×

KPK Periksa 3 Pramusaji Rumah Dinas Gubernur Riau, Diduga Rusak Segel dalam Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

Share this article
Gubernur Riau Abdul Wahid/Foto: detikom
banner 468x60

KPK menduga Abdul Wahid meminta setoran hingga Rp 7 miliar, yang dikenal dengan istilah ā€œjatah premanā€. Dugaan setoran itu dilakukan dalam tiga tahap—Juni, Agustus, dan November 2025.

Tak hanya itu, KPK menduga uang tersebut akan digunakan Abdul Wahid untuk pembiayaan lawatan ke luar negeri. Dugaan ini semakin menguat setelah KPK menemukan alur komunikasi dan transaksi yang mengarah pada penggunaan dana tersebut.

BACA JUGA:  Bukan untuk Negara! Eks Kompolnas Bongkar Ada 'Tuan Besar' Lain di Balik Operasi Sadap Listyo Sigit

Tiga Tersangka Sudah Ditetapkan

Dalam kasus ini, KPK menetapkan tiga tersangka:

  • Abdul Wahid, Gubernur Riau
  • Dani M Nursalam, Tenaga Ahli Gubernur
  • M Arief Setiawan, Kepala Dinas PUPR PKPP Provinsi Riau

Ketiganya diduga memiliki peran penting dalam perencanaan dan pengumpulan fee yang bersumber dari proyek-proyek strategis di lingkungan Pemprov Riau.

Pemeriksaan pramusaji rumah dinas memperluas dugaan bahwa terdapat upaya menghalangi penyidikan (obstruction of justice), terutama terkait kerusakan segel KPK yang sebelumnya telah terpasang.

BACA JUGA:  Kabar Baik Buat Fresh Graduate: Ada "Karpet Merah" di Seleksi CPNS November 2026!