Dia juga menambahkan bahwa persaingan antara Kejari Batam dan Polresta Barelang dalam laga final seperti kisah Tom and Jerry yang sering bertengkar seperti musuh, tetapi sebenarnya memiliki hubungan persahabatan yang erat. Kemenangan Kejari Batam menjadi bukti bahwa semangat tim dan dukungan dari para Kepala Seksi (Kasi) sangat berarti dalam meraih keberhasilan ini.
Salah satu pemain dari tim Kejari Batam, Encik Firman, merasa sangat bahagia atas kemenangan tersebut, meskipun dia tidak berada dalam kondisi fisik yang prima. Namun, dukungan dari para suporter tuan rumah dan rekan-rekannya memberikan semangat ekstra untuk melalui pertandingan dengan sukses.
“Alhamdulillah berkat dukungan teman-teman kami berhasil menjadi juara. Dalam tim, kita harus bermain secara totalitas. Saya sudah terbiasa dengan pertandingan yang panjang, meskipun kondisi fisik saya kurang fit,” ucap Firman.
Sebagai seorang pelatih tenis, Firman juga mengungkapkan bahwa optimisme dan semangat tinggi selalu menjadi kunci dalam setiap pertandingan. Meskipun lawan yang dihadapi termasuk bagus dan hebat, kepercayaan diri dan kerja keras tim Kejari Batam memastikan kemenangan akhir bagi mereka.
Dengan keberhasilan turnamen Adhyaksa Open 2023 ini, Kajari Batam, Herlina Setyorini, berharap acara serupa dapat dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari memperingati Hari Bhakti Adyaksa dan peristiwa lainnya. Turnamen ini bukan hanya tentang persaingan tenis, tetapi juga tentang mempererat silaturahmi antara para atlet, kejaksaan, dan masyarakat.













