“Para pasien saya ini mengaku dapat bisikan-bisikan di hatinya untuk terjun ke laut dari Jembatan I Barelang. Padahal pasien itu berdomisili di Telaga Punggur, Bengkong, Tiban, Sekupang, Tanjung Uncang yang notabene jauh, bahkan mereka ada yang tidak pernah ke Jembatan I Barelang,” ucapnya.
Pernah juga tempat pengobatannya, kata Candra kedatangan pasien wanita dari Batam Center dan sudah pernah mencoba bunuh diri terjun dari Jembatan I Barelang pada malam hari, namun beruntung wanita itu selamat.
“Setelah berjumpa dengan kami, pasien itu mengaku mendapat bisikan gaib untuk melakukan hal itu. Tentu saja pasien itu menerima gelombang (frekuensi) yang ditimbulkan iblis, jin, setan atau ad dajjal. Mengingat iblis, jin, setan atau ad dajjal tidak terbatasi dan dibatasi ruang dan waktu,” ucapnya lagi.
Menurutnya, Jembatan Barelang punya energi negatif yang perlu dinetralisir. Pada Jumat 19 Juli 2024 lalu, Candra akhirnya datang ke tempat itu melakukan Salat Hajat, Salat Gaib, hingga melakukan ritual rukiah yang dimiliknya.
“Perlu dibersihkan dan dihancurkan (energi negatif) dengan cara rukiah di lokasi. Tujuan dan harapannya supaya gelombang-gelombang dari iblis, jin, setan atau ad dajjal tidak dapat masuk ke dalam gelombang yang diterima manusia,” kata Candra.












