Gudangberita.co.id, Bintan – Rekaman kamera pengawas (CCTV) menjadi petunjuk krusial dalam mengungkap detik-detik sebelum hilangnya Christina Lindasari (43), penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 rute Tanjung Uban–Tambelan.
Korban yang diduga kuat jatuh ke laut (Man Overboard) di perairan Bintan tersebut sempat terekam berjalan seorang diri di area dek kapal sebelum disadari hilang oleh anaknya.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Reno Yulianto, mengungkapkan bahwa pihak kapal langsung melakukan audit rekaman CCTV begitu menerima laporan dari pihak keluarga.
“Dari hasil pemeriksaan CCTV, Christina terakhir kali terlihat berjalan di lorong dekat dek bar atau kantin kapal pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 22.47 WIB,” terang Reno.
Jejak visual tersebut terekam tepat beberapa menit sebelum KMP Bahtera Nusantara 03 resmi bertolak dari Pelabuhan Tanjung Uban menuju Tambelan pada pukul 23.00 WIB.
Dugaan terjadinya insiden di laut menguat setelah anak korban menyadari keberadaan sang ibu yang tak lagi di tempat duduk pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Pihak keluarga kemudian melaporkan hal tersebut kepada kru kapal pada pukul 07.00 WIB saat kapal masih berada dalam pelayaran.













