BatamPeristiwaZona Headline

Niat Hati Menuju Batam, Jeffry Setiawan Mengembuskan Napas Terakhir di Atas KMP Sembilang

48
×

Niat Hati Menuju Batam, Jeffry Setiawan Mengembuskan Napas Terakhir di Atas KMP Sembilang

Share this article
Proses evakuasi medis (Medevac) korban meninggal dunia di atas KMP Sembilang oleh Tim SAR Tanjungpinang menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) di perairan Pulau Lobam
Proses evakuasi medis (Medevac) korban meninggal dunia di atas KMP Sembilang oleh Tim SAR Tanjungpinang menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) di perairan Pulau Lobam
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Perjalanan laut Jeffry Setiawan (40) dari Kuala Tungkal menuju Batam berakhir pilu. Niat hati ingin menginjakkan kaki di tanah Bunda Tanah Melayu, warga Kedoya Utara, Jakarta Barat ini justru mengembuskan napas terakhirnya di atas kapal KMP Sembilang, Minggu (5/4/2026) pagi.

Insiden duka ini memicu operasi evakuasi medis (medevac) darurat yang melibatkan Tim SAR Gabungan di tengah perairan Pulau Lobam.

BACA JUGA:  Puting Beliung Terjang Cipta Green Mansion Batam, Atap Rumah Terbang Tersangkut Kabel PLN

Duka bermula saat KMP Sembilang masih membelah ombak di tengah perjalanan. Sekitar pukul 03.00 WIB, Jeffry mulai merasakan sesak napas yang hebat. Suasana kapal yang semula tenang berubah menjadi tegang saat kondisi kesehatan korban terus menurun.

Kru kapal sempat berupaya memberikan pertolongan pertama dengan bantuan oksigen. Namun, takdir berkata lain. Menjelang fajar, tepatnya pukul 05.00 WIB, Jeffry tidak sadarkan diri di hadapan para saksi mata di atas kapal.

BACA JUGA:  Update Paripurna DPRD Batam: Pembahasan Pansus LAM Selesai, Pengesahan Tinggal Selangkah Lagi

Kabar kritisnya penumpang ini sampai ke telinga Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Tanjungpinang pada pukul 05.55 WIB melalui laporan Hendri dari KSOP Kijang.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, segera mengerahkan enam personel rescue menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) Dompak. Tim beradu cepat dengan waktu, menempuh jarak 11,3 NM menuju titik koordinat kapal di perairan Pulau Lobam.